sutan00

Desain Sistem Secara Umum

In CatHar on 01/12/2010 at 14:32

1. PENDAHULUAN.
Tujuan desain system secara umum adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada user tentang system baru. Desain Sistem secara umum mengidentifikasikan kompoenen-kompoenen system informasi yang akan didesain secara rinci.

2. TEKNIK DESAIN SISTEM SECARA UMUM.
Teknik teknik yang bisa digunakan adalah: Teknik Sketsa pada kertas kosong dan teknik prototyping ( pembuatan prototype ).

3. DESAIN KOMPONEN SECARA UMUM.
Komponen-komponen yang dirancang dengan tujuan untuk dikomunikasikan kepada user meliputi : Desain Model, Desain Output, Desain Input, Desain Database, Desain Teknologi dan Desain Kontrol.

a. Desain Model Secara Umum.
Analis system dapat mendesain model system informasi dalam bentuk Physical System dan Logical model.
Physical model dapat menunjukkan kepada user bagaimana nantinya secara fisik akan diterapkan. Atau secara pisik suatu data system informasi disimpan dan diacces dari media penyimpan yang digambarkan dengan Bagan Alir Sistem (BAS).
Logical Model lebih menjelaskan kepada user bagaimana nantinya fungsi-fungsi system informasi secara logika akan bekerja. Logical model digambarkan dengan Diagram Arus Data ( DAD ).
Dalam menentukan model-model tersebut sangat dipengaruhi oleh metode pengolahan data sbb:
1. Metode Pengolahan Data terpusat (Centralized data processing methode) lawan Metode Pengolahan Data Tersebar (distributed data processing methode).
Metode Pengolahan Data terpusatmerupakan metode pengolahan data yang memusatkan pengolahan pada suatu tempat tertentu, semua input,proses, output dilakukan pada suatu tempat terpusat, misalkan departemen PDE.
Metode Pengolahan Data Tersebar memungkinkan tiap-tiap departemen untuk mengolah data sendiri dari input, proses sampai dengan menghasilkan output sendiri.
2. Metode Pengolahan Data Kumpulan (Bacth Processing) lawan Metode Pengolahan Data Langsung ( Online Processing Methode).
Metode Pengolahan Data Kumpulan merupakan pengolahan data yang dikumulkan terlebih dahulu dalam suatu periode tertentu dan baru diolah.
Pengolahan Data Langsung yaitu pengolahan data yang segala transaksi lansung merubah file induk (memutkhirkan file induk).

b. Desain Output Secara Umum.
Output adalah keluaran yang dihasilkan oleh system informasi baik berupa media keras (kertas, microfilm) atau dimedia lunak (layer video: Monitor).
Tipe Output.
Tipe output ada 2 (dua) yaitu:
1. Output Internal : adalah output yang digunakan untuk mendukung kegiatan manajemen.
2. Output Exsternal: adalah output yang didistribusikan kepada pihak luar yang membutuhkannya.
Format Output.
Format output bisa berupa: Tabal, Grafik, Image dan Suara
Langkah-langkah Desain Output Secara Umum.
1. Menentukan Kebutuhan Output Dari Sistem.
Kebutuhan ouput Sistem yang baru dapat ditentukan dalam DAD.

2. Menentukan Parameter dari Output.
Parameter ini meliputi: Tipe, Format, Media yang digunakan, alat output yang digunakan, jumlah tembusan, distribusi output dan periode output.

c. Desain Input Secara Umum.
Alat input yang digunakan sangat mempengaruhi desain input, adapun alat input dikalsifikasikan kedalam 2 golongan yaitu: Alat Input langsung dan alat input tak langsung.
Proses Input.
Proses input sangat tergantung dari alat input yang digunaka, tetapi proses input memiliki tahapan sbb:
1. Penangkapan Data ( Data Capture)
Proses mencatat kejadian nyata hasil suatu transaksi kedalam dokumen dasar.
2. Penyiapan Data ( Data Preparation).
Data yang telah ditangkap diubah kedalam bentuk yang dapat dibaca dengan mesin.
3. Pemasukan Data ( Data Entry ).
Merupakan proses membacakan atau memasukan data kedalam computer.

Tipe Input.
1. Input Internal : Input yang berasal dari dalam organisasi.
2. Input Exsternal : Input yang berasal dari luar organisasi.
Langkah-langkah Desain InputSecara Umum.
1. Menentukan Kebutuhan Input Dari Sistem.
Kebutuhan Input Sistem yang baru dapat ditentukan dalam DAD.
2. Menentukan Parameter dari Input
Parameter ini meliputi: Tipe, Format, Media yang digunakan, alat input yang digunakan, jumlah tembusan, distribusi input dan periode input.

d. Desain Database Secara Umum.
Database merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan disimpanan luar computer dan digunakan perangkat lunak tertentu untuk memanipulasinya.
Tipe File.
Database dibentuk dari kumpulan file, adapun tipe file adalah sbb:
1. File Induk ( Master File)
File Induk adalah file yang tetap ada selama system dioperasikan.
a. File Induk Acuan : File induk yang relative jarang mengalami perubahan.
b. File Induk Dinamis: File induk yang datanya sering dimutakhirkan karena suatu transaksi.
2. File Transaksi ( Transaction File).
File yang digunakan untuk merekam data hasil dari suatu transaksi.
3. File Laporan ( Report File)
Yaitu file yang berisi informasi yang akan ditampilkan.
4. File Sejarah ( History File )
Yaitu file yang bersi data masa lalu dan catatan terjadinya suatu proses.
5. File Pelindung ( backup File)
Merupakan salinan file-file yang masih aktif dan digunakn sebagai cadangan jika database rusak.
6. File Kerja ( Working File )
File yang dibuat sementara untuk keperluan pekerjaan, setelah selasai maka dihapus lagi.

Akses dan Organisasi File
Akses artinya bagaiman suatu program computer akan membaca record-rcord data. Adapun organisasi file meliputi:
1. File Urut (Sequential file ): merupakan file dengan organisasi dan pengaksesan secara urut.
2. File Urut berindeks : Organisasi urut dengan akses secara langsung.
3. File akses langsung ( Direct access file) : merupakan file dengan organisasi acak( random) dengan pengaksesan secara langsung.
Langkah-langkah Desain Database Secara Umum.
1. Menentukan kebutuhan file database untuk system.
File yang dibutuhkan ditentukan didalam DAD.
2. Menentukan Parameter file databse.
Parameter meliputi: tipe file, media penyimpan, organisasi file, field kunci.
e. Desain Teknologi Secara Umum.
Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari system secara keseluruhan.
Teknologi ini terdiri dari : Hardware, Software dan Brainware.
Langkah-Langkah Desain Teknologi Secara Umum.
1. Menentukan jenis teknologi untuk system baru.
Untuk teknologi perangkat keras harus dietntukan peralatan apa yang akan digunakan dalam masing-masing proses dalam system informasi. Untuk Teknologi perangkat lunak harus ditentukan kebutuhan System Software dan Aplication Software.
2. Menentukan jumlah Teknologi.
Untuk Hardware jumlah teknologi ditentukan dari waktu yang tersedia dan waktu standar masing-masing opearsi.
Untuk Software jumlah teknologi ditentukan oleh jumlag perangkat keras yang digunakan.

f. Desain Kontrol Secara Umum
Pengendalian secara umum merupakan pengendalian diluar aplikasi pengolahan data. Pengendalian secara umum meliputi:
1. Pengendalian Organisasi.
2. Pengendalian Dokumentasi
3. Pengendalian Perangkat Keras
4. Pengendalian keamanan fisik
5. Pengenadlian keamanan Data.
6. Pengendalian Komunikasi.

4. LAPORAN DESAIN SISTEM SECARA UMUM.
Membuat laporan semua yang telah dikerjakan dan dirancang untuk mendapatkan persetujuan manajemen.

Sumber : Modul Mata Kuliah Analisa dan Perancangan Sistem Informasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: